Part I
Hai Friends, sorry baru posting lagi, oh ya Thank buat semua yang udah baca blogku en langsung berkomentar. Tapi kok lewat sms sih kan udah ada tempat buat komentar ( pada ngak punya accountnya ya????). BTW di posting yang lalu aku janji mau crita soal awal dari persahabatan aku sama dewi yang kini menjadi salah satu sahabat terbaikku.buat sahabat-sahabatku yang alin tunggu giliran yaaaaaa............
Gini Critanya.....
perjalanan waktu, aku hanya mengenal dewi sepintas lalu. Setelah selesai Ospek, kami masih sering berkumpul didepan UKM (unit kegiatan Mahasiswa) Silat Club Merpati Putih,karena Bang REDIS adalah ketua disana. lama-lama jiwaku yang gampang tertantang dengan hal-hal baru membuatku tertarik untuk bergabung di Club Silat tersebut. Yah...aku ngak salah pilih, aku menyukainya dan sangat menikmatinya. apalagi anggotanya yang hampir 80% cowok itu begitu welcome menerima anggota baru Cewek lagi, saat itu aku masuk bareng sama Aneta. Sebagai grup minoritas aku dan aneta dapet cukup perhatian dari cowok-cowok itu, ngak munafik semua cewek pasti senang dilingkungan yang seperti itu.
Aku dekat dengan hampir semua cowok disana, dan ketika aku dengar dari bang Redis kalau dewi mau gabung, jujur aku jadi khawatir. aku takut perhatian yang selama ini aku dapatkan akan direbut sama dewi yang notabene gampang menarik perhatian siapapun. So...Dewi akhirnya benar-benar bergabung, awalnya aku hanya sekedar basa-basi kalau ketemu dia. Saat itu Aneta sudah jarang ikut latihan walhasil aku jadi sering sendirian dan mau ngak mau aku jadi dekat sama dewi.tapi hanya sekedar dekat pada saat latihan aja karena jujur aku masih menyimpan perasaan ngak suka sama dia.
Tapi, setelah aku dekat dan sedikit banyak mengenal dewi, aku merasa ada yang beda dari dewi, dia ngak kayak cewek-cewek lain yang lantas berlagak karena mendapatkan perhatian dari banyak orang, Sifatnya yang polos ( Polos??? masa...sih ??? he..he..he..) dan bersikap apa adanya, membuat lama-lama aku merasa nyaman berteman sama dia, dan lama-lama kok aku sama dia jadi ngak bisa jauh.
Kalau dulu kita cuma ketemu kalau ada jadwal latihan, tapi lama-lama kami harus ketemu setiap hari walau hanya sekedar setor muka. dan lama-lama aku jadi sayang sama dia ( et jangan salah arti lho ) sayang sebagai teman, mungkin ngak setiap sahabat bisa membuat kita sayang. buatku dewi jadi lebih dari sekedar sahabat biasa.
Ternyata Qta punya banyak kesamaan, yang aku pikir lucu saat semua terungkap. aku lupa kapan saat itu terjadi, yang aku ingat sebuah pengakuan dari dewi yang membuat aku makin merasa klik sama dia. ternyata perasaan awal aku ke dewi juga sama dengan perasaan dewi ke aku ( sama-sama jelous gitu ).
Banyak cerita yang kami alami, tapi berhubung udah malem nih, aku mau bobo dulu yah... cerita selanjutnya pasti lebih seru, karena ada tawa, ada tangis dan ada haru yang kami lalui bersama.... mau tau ceritanya?????
Tunggu di Part II yaaaaaa
