Sabtu, 22 Maret 2008

Sugesti mempengaruhi kekuatan pikiran

Bismillah.....
Assalamualakum wr.wb


Akhir-akhir ini semua siswa disekolahku sedang merasa resah, karena dalam waktu 2 minggu sudah 7 anak yang kehilangan uang tanpa kehilangan dompet mereka. kami yakin pelakukanya adalah salah satu siswa disekolah kami karena dia tahu siapa yang hari ini memegang uang banyak dan tahu meskipun kami sudah menyimpannya dengan baik.

Pagi itu semua siswa dikumpulkan dilapangan aku sudah menyiapkan sebuah kotak tertutup dan sebuah batu. Dengan bantuan soundsistem milik sekolah kami aku menjelaskan kepada teman-temanku dan mencoba menyakinkan mereka bahwa batu yang ada ditanganku memiliki kesaktian dan dia tahu siapa pelakunya

Untuk menjaga kerahasiaan teman-teman semua, aku memasukkan batu tersebut kedalam kotak, dan setiap anak secara bergiliran wajib memegang batu dalam kotak selama 3 menit atau sampai aku bilang cukup. setelah itu aku akan segera diberitahu oleh si batu apakah sipemegang pelakunya atau bukan. Aku tidak sendiri aku dibantu beberapa guru untuk mengatur giliran dan memastikan bahwa setiap siswa sudah mendapat giliran memegang batu. Akhirnya satu persatu temanku mendapat giliran, aku perhatikan mereka secara teliti melihat keadaan tangan sebelum dan sesudah memegang batu tersebut. dan aku segera tahu dan mencatat nama-nama yang sekiranya kucurigai.

Setelah semua sudah mendapat giliran,ada 2 nama yang ada dalam catatanku dan aku meminta kedua anak ini dipanggil secara diam-diam keruang guru untuk menjaga keamanannya karena bagaimanapun mereka adalah temanku. tak lama mereka berdua sudah ada di satu ruangan dengan aku, kepala sekolah, wali kelas siswa yang dipanggil dan guru sosiologi. Aku serahkan semuanya kepada mereka, dan tanpa mengunggu terlalu lama kedua temanku mengaku bahwa merekalah pelakunya.

Aku senang ekperimenku berhasil. Teman, percayakah kalian kalau batu itu benar-benar memiliki kekuatan dan bisa bicara denganku ????
Jawabannya "NGAK MUNGKIN" , tanpa kalian ketahui batu itu sebelumnya sudah aku lumuri dengan minyak yang tipis yang sekiranya kalian tidak curiga bahwa itu adalah minyak. aku tahu dalam keadaan seperti itu semua siswa akan merasa cemas dan berefek tangan menjadi dingin dan cenderung berkeringat sehingga keberadaan si minyak tidak akan mudah kalian ketahui. dan setiap siswa yang benar-benar memegang batu itu aku bisa melihat sisa minyak ditangannya dan aku bisa membedakan mana keringat dan mana minyak.

Bagi kalian yang merasa bukan pelakunya, maka aku yakin kalian dengan percaya diri akan memegang sibatu tanpa rasa takut, tapi bagi pelakunya pasti dia sudah merasa ketakutan, dia percaya bahwa batu itu memiliki kekuatan maka dia tidak akan berani memegang sibatu. Dan karena batu ada dalam kotak maka tak ada satupun yang tahu apakah dia memegang batu atau tidak, jadi kalau ada anak yang saat mengeluarkan tangannya aku tidak melihat bekas minyak ditangannya maka aku berasumsi bahwa dialah pelakunya.

Alhamdulillah aku tidak salah orang, tanpa perlawanan mereka mengaku bahwa merekalah pelakunya dan keadaan sekolah kita menjadi aman kembali. tak ada yang tahu rahasia ini selain aku dan guru sosiologiku. Dan buat teman-teman SMA ku yang membaca Blog ini. inilah jawaban atas pertanyaan kalian selama ini dan jangan pernah percaya ada batu yang memiliki kekuatan mistis, jangan menjadi Syirik atas apa yang pernah aku praktikkan untuk itulah dikesempatan kali ini aku berani membuka rahasia itu. mudah mudahan berguna dan menjadi pencerahan buat kalian.

Untuk Pak Dudi, terimakasih atas ilmu SUGESTINYA dan kesempatan yang diberikan kepadaku saat itu. ini benar benar menjadi pengalaman yang mengagumkan. Buat Tian, Ilham dan Yudha yang kemaren bertanya soal batu inilah jawabannya dan batu itu sekarang entah ada dimana dan sungguh jangan percaya dengan hal-hal mistik, kuatkan iman percaya bahwa Hanya Allahlah yang menjadi sumber kekuatan.

Semoga dapat menjadi inspirasi buat semuanya

Wassalammualaikum Wr.wb

Alhamdullilah.....


Jumat, 07 Maret 2008

Kucing Dilawan!!!!!!!

Bismillah,
Assalamualaikum wr.wb.

hai sobat, maaf dah lama ga' posting. Dan alasannya cuma satu dan standar banget "SIBUK", ya...alasan yang basi banget kan? sama halnya kalau kita memakai alasan " macet" saat terlambat dengan harapan ingin dimaklumi, padahal semua itu bisa kita atasi asal kita punya komitmen yang kuat pada diri sendiri untuk lebih bijak mengatur waktu. ya ini sebenarnya nasihat untuk aku sendiri yang kadang-kadang suka lost kontrol soal itu. Tapi mudah-mudahan bisa menjadi masukan buat temen-temen..... amin

sobat....cerita untuk hari ini adalah......

Ini cerita tentang seorang suami yang kesal dengan istrinya yang punya hoby merawat kucing kesayangannya. Setelah 3 tahun menikah si suami sebenarnya muak dengan kebiasaan istrinya yang selalu mengistimewakan kucing peliharaannya, seolah-olah perhatian si istri ini lebih besar ke kucing dari pada ke suaminya sendiri.
karena sudah terlalu kesal dengan kebiasaan istri yang selalu melibatkan sang kucing dalam kegiatannya sehari-hari, sang suami bermaksud untuk memisahkan si kucing dari istrinya tanpa sepengetahuan istrinya. seorang teman menyarankan kepada sang suami untuk membuang kucing sejauh mungkin dan memberitahunya untuk menutup mata si kucing agar tak tahu jalan pulang.

disuatu pagi, saat sang istri sedang memasak. dilihatnya si kucing sedang main sendirian dihalaman belakang, " wah ini kesempatan bagus untuk membuangnya" batin sang suami. Tanpa menunggu lama ditangkapnya si kucing, secepat mungkin dia lari kemobil dan pergi tanpa sepengetahuan istrinya. sambil menyetir dicarinya sesuatu yang bisa menutup mata sikucing. Dan satu-satunya yang bisa digunakan adalah kaos kaki miliknya yang sudah 3hari lupa dia bawa turun untuk dicuci.

Dengan susah payah dimasukkannya kepala sikucing kedalam kaos kaki bau itu. sikucing tak bergerak tanpa perlawanan, mungkin karena dia sedang pusing mencium aroma kaos kaki yang luar biasa baunya. setelah itu si kucing yang tak berdaya itu dimasukkan lagi kedalan kardus untuk memastikan sikucing benar-benar tak melihat jalan yang mereka lalui. Sang suami mengarahkan mobilnya sangat jauh dari rumah hingga kebatas kota paling jauh. Setelah merasa cukup jauh dan yakin bahwa sikucing tak tahu daerah itu si suami melepaskan si kucing ditengah ladang milik warga setempat.

Setelah membuang si kucing, si suami lantas pulang tapi sebelumnya dia ingin membeli beberapa keperluan untuk mobilnya. Tak terasa 3 jam sudah si suami berada di bengkel mobil, setelah mendapatkan semuanya si suami langsung melesat pulang. Sesampainya dirumah dia langsung mandi dan bersantai sambil mononton tv.

ketika sedang santai-santai dengan perasaaan yang begitu nyaman karena tidak diganggu oleh tingkah menyebalkan dari kucing kesayangan istrinya itu, tiba-tiba si Istri berteriak " mas !!! kau ajak kemana kucingku kok jadi kotor begini ". spontan si suami kaget bukan kepalang ketika dilihatnya sang istri sedang menggendong sambil mengelus-elus manja si kucing, 'ini ngak masuk akal kucing itu bisa pulang sendiri padahal dia sudah membuangnya begitu jauh' batinnya. "mana ku tahu aku tak mengajaknya kemana-mana bahkan aku tak tahu dia keluar rumah hari ini" hindar sang suami takut apa yang telah dia lakukan diketahui oleh istrinya.

Keesokkannya si suami ingin mencoba membuang kucing itu kembali. ketika istrinya mandi, saat itulah waktu yang tepat untuk membawa pergi si kucing. kali ini persiapannya lebih matang, sikucing ditutup matanya dengan selembar kain berwarna hitam, dimasukkan kedalam karung kemudian dimasukkan kembali kedalam kardus. Dipilihnya jalan yang rumit berbelok-belok dan berputar-putar. setiap ada belokan kekanan dia kekanan, ada belokan kekiri dia belok kekiri sampai dia merasa yakin si kucing tak mungkin bisa menghafal jalan pulang,lantas dilepaskannya sikucing kedalam sebuah rumah kosong.Setelah selesai menjalankan misinya si suamipun hendak pulang, dan berharap usahanya berhasil.

Satu jam pertama tak ada kabar, satu jam kedua terasa tak ada yang aneh, satujam ketiga seperti biasanya. Dan tiba di jam ke empat, dering telfon mengagetkan si istri dari tidur siangnya.
" halo, mama "
" kenapa pa ?"
" apakah kucingmu baik-baik saja ?"
" ya.. dia baik-baik saja. ada apa pa?"
" ma, tolong panggilkan kucingmu papa mau tanya jalan pulang kerumah, AKU KESASAR MA ?"

Wassallamualaikum.wr.wb

Rabu, 30 Januari 2008

Me and Dewi Part II

Friend....Udah nunggu crita selanjutnya ya??? nah karena aku ngak biasa basa-basi yang akhirnya justru malah jadi basi mendingan aku langsung aja yah....


Singkat cerita aku sama dewi jadi deket, kalau salah satu dari kita males latihan, biasanya yang lain jadi ikut g latihan, alias kabur tepat jam latihan dimulai. Tapi walaupun aku sama dewi jarang latihan, kita tetep bisa exsis didunia kejuaraan. karena postur tubuh kita yang agak jauh, alias kalau jalan (kata orang) kayak angka 10, akhirnya kita pisah kategori. Dewi bergabung di Seni beladiri. jadi dia latihannya cuma ngapalin rangkaian jurus-jurus beladiri bareng aneta sama ani, jadi mereka harus kompak. lucunya dewi kalau selesai latihan suka ngeluh karena badannya sakit semua scara gerakannya ada yang membanting-banting tubuh sendiri. walhasil aku harus terus kasih suport ke dia kalau dia mulai menyerah and mau mengundurkan diri karena awal kita gabung di beladiri club, kita udah diarahkan untuk mengikuti kejuaraan atar mahasiswa sejabotabek. jadi ngak mungkinkan tiba-tiba nyari pengganti dewi sedangkan waktu kejuaraan semakin dekat.
Lain dewi, lain juga aku, karena badanku agak berisi ( maksudnya!!!!!) jadi pelatihnya mengarahkan aku ke kelas tanding. kalau dewi cuma ngapal en berusaha untuk tetap kompak disetiap gerakan, nah kalau aku latihannya lebih keras dan lebih sering latihan fisik, karena aku harus melawan seseorang di arena. tapi aku justru lebih menyukai yang seperti itu, jadi kalau-kalau ada yang mau macem-macem aku udah tau bagaimana melumpuhkan musuh ( ha...ha...ha...)
2 bulan latihan akhirnya kejuaraan berlangsung, dan ngak sia-sia dewi dikelas seni dapet medali emas, sedangkan aku di kelas tanding dapet medali Perunggu, ya buat aku ngak masalah dapet perunggu dan sangat wajar wong lawannya senior aku sendiri jadi kalaupun bisa menang takut kualat sama yang tua ( hi..hi..hi...)
bukan itu aja, dewi itu anaknya sensitif banget, ati-ati kalau dia udah mulai menyendiri pasti ngak lama dia bakal nangis, dan kalu udah begitu jangan sekali-kali nanya kenapa dia nangis karena dia bakal lebih kenceng nangisnya. jadi kalau dewi lagi nangis cuekin aja ( buat adi ingat ya pesen ku ini !) dan satu hal yang ngak pernah berubah dari dewi dari dulu sampai sekarang yang LEMOTnya itu. tapi kalau dewi ngak lemot kayaknya ngak asik deh justru itu yang bikin aku selalu kengen sama dia. Muka begonya yang selalu ditandai dengan kerutan di keningnya, itu tandanya dia sedang berusaha mencerna apa yang dia dengar ( sorry lho wi bukannya mau ngejelek-jelekin kamu, aku cuma berusaha memahamimu kok )
Pernah satu waktu, kami jalan-jalan ke pelabuhan ratu dalam rangka merayakan kemenangan tim kita dalam kejuaraan antar pelajar se DKI jakarta. wah sayang aku ngak punya fotho2nya, dari 2 roll kodak hampir 75% isinya selalu ada aku sama dewi, wih pokoknya aku sama dewi banci kamera banget sampe-sampe pas fotho2 itu udah jadi semuanya jadi kesel karena dimana-mana selalau ada aku sama dewi dengan berbagai pose.
oh ya aku lupa satu hal, di MP unkris dewi dikenal dengan panggilan dewi K22, anehkan! gini ceritanya. dulu waktu masih latihan buat ospek (udah baca part 1 kan ) pas pulang kita rame-rame nunggu koasi di depan entah gimana critanya tiba-tiba ada seorang cewek manis dan munggil menabrak sebuah mobil berwarna merah yang diatasnya tertulis angka dan huruf K 22. yah itulah hebatnya dewi kalau orang lain ditrabrak mobil kalau dewi justru nabrak mobil ( untung mobilnya ngak lecet ya wi he...he..he..)
Trus satu yang ngak pernah aku lupa dari dewi, waktu itu ada acara kenaikan tingkat, dan udah jadi keharusan kalau salah satu syarat biar lulus itu harus bisa matahin beton dengan tangan. nah yang harus dipatahin itu 2 beton dengan 2 pukulan yang berbeda. Pas pukulan pertama bunyinya " prakkk!!!" tandanya benton dapat dipatahkan oleh tangan mungil seorang dewi, tepuk tangan menyeruak ( hooorrrreeeeee....) dengan wajah yang pucat jelas terlihat ada sedikit kelegaan yang terbias, dewi langsung mengambil kuda-kuda dan diap untuk melakukan pukulan kedua, dalam hitungan detik terdengan suara yang lebih dasyat dari pukulan yang pertama bunyinya seperti ini ( aaaaawwwwww!!!!!) wajah dewi mwndadak pucat pasi dia pegang tangan kanannya dengan tangan kiri. jujur waktu itu pengen ketawa mendengar teriakan dewi tapi ngak tega aja dan dengan sedikit menghibur dewi aku tetap menyemangati sang dewi ku ini.
dan aku sangat berterima kasih banget sama dewi atas dukungan dan suportnya waktu organisasi yang aku pimpin mulai goyang, kuatnya diktatoritasan seorang senior membuat aku memilih untuk mengundurkan diri sebagai ketua UKM MP sekaligus salah satu ketua kolat cabang bekasi, dan tak dewilah yang pertama kali setuju dan ikut mengajukan pengunduran diri. dewilah yang terus mendampingiku saat menghadap ketua umum MP Cabang Bekasi saat itu. Thank ya wi.....aku ngak pernah terbayang kalau saat itu ngak ada kamu, dan aku ngak pernah berani membayangkan kalau ngak ada kamu saat ini sebagai sahabat sejati. bahkan sampai saat ini kamu masih mau mendengar keluh kesahku, kesenanganku, sedihku, bahagiaku.... semoga kamu juga merasakan juga apa yang aku rasakan, seperti dulu waktu kita sama-sama jealous satu sama lain ....

Kamis, 17 Januari 2008

Dewi My Best Friend

Part I
Hai Friends, sorry baru posting lagi, oh ya Thank buat semua yang udah baca blogku en langsung berkomentar. Tapi kok lewat sms sih kan udah ada tempat buat komentar ( pada ngak punya accountnya ya????). BTW di posting yang lalu aku janji mau crita soal awal dari persahabatan aku sama dewi yang kini menjadi salah satu sahabat terbaikku.buat sahabat-sahabatku yang alin tunggu giliran yaaaaaa............
Gini Critanya.....
september 2000.....saat itu aku baru saja masuk kuliah setelah lulus dari bangku SMA, 2 minggu menjelang OSPEK entah ginama critanya dulu aku bisa gabung disebuah kelompok yang dipersiapkan untuk menjadi paskibra pada acara pembukaan OSPEK. Kami menjalani latihan yang cukup meletihkan, sebenarnya biasa buatku toh sewaktu SMA aku juga aktif di paskibra dan lucunya pelatih yang khusus didatangkan untuk melatih kami adalah temanku juga yang dulu sama-sama berjuang di PASKIBRA BEKASI tapi dia lolos tes Paskibraka sedangkan aku gagal karena tinggiku kurang. beberapa hari setelah dimulainya latihan ternyata pasukan kami kurang, dan salah satu panitia yang bernama REDIS memutuskan untuk menambah personil. dan Pagi itu, Latihan sudah mulai dan tepatnya sedang sarapan pagi. tiba-tiba datang seorang cewek yang dengan senyum-senyum ga jelas mendekati kami. Tanpa berlama-lama Redis mulai menyuruhnya memperkenalkan diri. Oooo namanya Dewi Sulistyowati, calon mahasiswi Fakultas Ekonomi, dan dia akan bergabung bersama kami. Wajahnya yang manis dan badannya yang mungil jelas membuat dia jadi salah satu perhatian para senior dan teman-temanku. Aku pikir itu hal yang sangat wajar. dan jujur aku tak begitu memperhatikannya karena pada saat itu aku terlanjur dekat dengan temanku si TARI dan seniorku ANETA.
perjalanan waktu, aku hanya mengenal dewi sepintas lalu. Setelah selesai Ospek, kami masih sering berkumpul didepan UKM (unit kegiatan Mahasiswa) Silat Club Merpati Putih,karena Bang REDIS adalah ketua disana. lama-lama jiwaku yang gampang tertantang dengan hal-hal baru membuatku tertarik untuk bergabung di Club Silat tersebut. Yah...aku ngak salah pilih, aku menyukainya dan sangat menikmatinya. apalagi anggotanya yang hampir 80% cowok itu begitu welcome menerima anggota baru Cewek lagi, saat itu aku masuk bareng sama Aneta. Sebagai grup minoritas aku dan aneta dapet cukup perhatian dari cowok-cowok itu, ngak munafik semua cewek pasti senang dilingkungan yang seperti itu.
Aku dekat dengan hampir semua cowok disana, dan ketika aku dengar dari bang Redis kalau dewi mau gabung, jujur aku jadi khawatir. aku takut perhatian yang selama ini aku dapatkan akan direbut sama dewi yang notabene gampang menarik perhatian siapapun. So...Dewi akhirnya benar-benar bergabung, awalnya aku hanya sekedar basa-basi kalau ketemu dia. Saat itu Aneta sudah jarang ikut latihan walhasil aku jadi sering sendirian dan mau ngak mau aku jadi dekat sama dewi.tapi hanya sekedar dekat pada saat latihan aja karena jujur aku masih menyimpan perasaan ngak suka sama dia.
Tapi, setelah aku dekat dan sedikit banyak mengenal dewi, aku merasa ada yang beda dari dewi, dia ngak kayak cewek-cewek lain yang lantas berlagak karena mendapatkan perhatian dari banyak orang, Sifatnya yang polos ( Polos??? masa...sih ??? he..he..he..) dan bersikap apa adanya, membuat lama-lama aku merasa nyaman berteman sama dia, dan lama-lama kok aku sama dia jadi ngak bisa jauh.
Kalau dulu kita cuma ketemu kalau ada jadwal latihan, tapi lama-lama kami harus ketemu setiap hari walau hanya sekedar setor muka. dan lama-lama aku jadi sayang sama dia ( et jangan salah arti lho ) sayang sebagai teman, mungkin ngak setiap sahabat bisa membuat kita sayang. buatku dewi jadi lebih dari sekedar sahabat biasa.
Ternyata Qta punya banyak kesamaan, yang aku pikir lucu saat semua terungkap. aku lupa kapan saat itu terjadi, yang aku ingat sebuah pengakuan dari dewi yang membuat aku makin merasa klik sama dia. ternyata perasaan awal aku ke dewi juga sama dengan perasaan dewi ke aku ( sama-sama jelous gitu ).
Banyak cerita yang kami alami, tapi berhubung udah malem nih, aku mau bobo dulu yah... cerita selanjutnya pasti lebih seru, karena ada tawa, ada tangis dan ada haru yang kami lalui bersama.... mau tau ceritanya?????
Tunggu di Part II yaaaaaa

Sabtu, 12 Januari 2008

ROMANSA BULAN JANUARI...

Januari....

Hai sob...udah Januari nih, ginama tahun barunya? aduh kayaknya dah telat banget ya kalau aku baru ngucapin MET TAHUN BARU 2008", maaf ya abis menjelang akhir tahun aku sibuk banget, dikantor aku pegang style baru dari esprit tapi belum sempet aku pegang, buyer yang dari italia mendadak meminta CMT ke semarang. walhasil proses pembagian CMT cukup membuat pikiran dan tenagaku terkuras. Begitu juga setelah liburan tahun baru proses CMT masih berlanjut dan yang pusing PT yang menerima CMT di semarang selalu report bahwa material yang kami kirim selalu kurang dari data yang di minta, padahal setelah dicek actual di sini semuanya sudah ok! so kalian tetap memaafkan aku ya kalau telat mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2008
Soal Tahun Baruku...BAAAAASSSIIIII.....
ngak ada liburan dan ngak ada pesta, cuma seorang sahabat yang lagi pulang kampung ke timur pulau jawa-Surabaya- yang setia membalas smsku dan mau menelponku, ya siapa lagi kalau bukan Mr.Twin Valentino. dia juga yang menelponku tepat jam 12 malam, ya walaupun cuma berniat membangunkan aku (takut-takut aku tidur) tanpa mengucapkan kata SELAMAT TAHUN BARU. lucu deh tuh orang bangunin orang tapi dianya sendiri malah tidur. tapi Thank so much deh buat Mr Twin. paling ngak Tahun Baruku ngak sepi-sepi amat.
Masih diawal januari, tepatnya tanggal 10 januari(2 hari yang lalu) jujur aja hari itu merupakan rebornku untuk yang ke 26 tahun. Udah tua ya....
Kamis yang biasaaaa banget, cos nothing special, rencana jalan sama Dewi,Adi sama Twin terpaksa aku batalin mendadak cos ayah pesan hari ini jangan kemana-mana ada kemungkinan semua ngumpul dirumah. mau tahu bagaimana aku melewati hari itu....
10 Januari 2008.....
ngak seperti biasanya aku keluar kamar lebih awal karena panggilan alam ngak mungkin diabaikan. dari tangga tengah aku liat bunda sedang berdiri dibawah, dan sambil senyum-senyum dia bilang " tumben bangun pagi " ( Bunda memaafkan aku bangun siang dihari libur karena aku sudah meminta ijin, ya menjelang tes Cakim aku harus memanfaatkan waktu luangku untuk belajar, dan alasan itu juga yang membuat aku lama ga posting-posting) karena panggilan alam sangat dasyat akhirnya aku langsung menuju kamar mandi.
KADO SPECIAL.....
Setelah membereskan semuanya, bunda dan Ayah sudah ngak ada, seperti biasa mereka JJP alias jalan-jalan pagi. ku lihat ponakanku masih tertidur pulas dan ngak tahan rasanya untuk menggoda dan membangunkannya. dan lucunya pas aku bangunin celoteh menggelitik keluar dari mulutnya dengan mata yang belum juga terbuka. " Aku ngak mau Bangun!!! aku belum beli kado buat tante....!!!"
Spontan aku tertawa dan membuka paksa bantal yang digunakannya untuk menyembunyikan kepala mungilnya, kucium pipinya dengan sedikit memaksa karena dia selalu menghindar karena rasa bersalahnya tadi dan mencoba meyakinkan dia bahwa aku memaafkannya. karena hari terus berjalan dan siang mulai menampakkan sinarnya aku sesegera mungkin melakukan aktifitas beres-beres rumah, maklum dirumah berlaku azas selfservis. Dengan mata yang masih ngantuk ponakanku (adiba) mendekatiku yang sedang cuci piring dan tak disangka-sangka dia menawarkan diri untuk membantuku dan jujur itu hal yang belum pernah diperlihatkan adiba padaku so ini aku anggap sebagai kado special dari adiba.
setelah semua pekerjaan rumah kelar, seperti biasa giliran kamarku yang harus dibereskan, nada SMS beruntut membuat perhatianku tertuju pada sebuah benda berwarna hitam bermerk Sony Ericsson. dan ku baca :
5 Ucapan Selamat yang kuanggap sebagai kado special ulang tahun :
07.45 : my best friend Dwi Mirawati ( ADE )
08.02 : my best patner Aida Fitri Sari ( ARY )
08.19 : Mr.Twin VAlentino( yang entah kenapa dia sms sampe 2 kali )
09.00 : Telpon dari my best sister (mba Santi )
09.36 : SMS dari my best ipar (mas'Ud)
Setelah itu sebenarnya banyak lagi tapi berhubung angka lima menjadi salah satu angka favoritku jadi yang kuanggap kado adalah dari 5 pengucap tertama. tapi buat temen-temen yang lain yang mengucapkan setelah itu aku tetap mengucapkan terima kasih. I LOVE U ALL
belum selesai bales sms yang masuk, Ayah, bunda dan adiba menyerbuku kekamar yang belumj rapi sambil bernyanyi "Happy Birthday to u" dengan nada yang sama sekali ngak enak didengar. mereka memberiku kado yang tak terbungkus kertas kado sebagai penghias, mungkin mereka berfikir ngak perlu berbasa basi kepada bungsunya. setelah aku terima, aku khusuk mengamini doa,doa mereka, karena aku yakin dan percaya bahwa doa orang tua itu didengar oleh ALLAH...
ngak lama Kakak dan ponakan keduaku datang kerumah, ngak kalah lucunya kayak mbaknya, seperti biasa dari balik pager yang belum terbuka dia berteriak memanggilku " Tanteeeeee..." dan setelah dia berhasil membuka pager dan melihat aku didalam dia langsung lari kearahku dan bilang " Tante aku mau kue ulangtahunnya " spontan aku, ayah, bunda dan adiba tertawa mendengarnya " ngak ada kue ulangtahunnya de', tantekan udah gede" kata mbaknya (adiba) mendengar komentar mbaknya dia langsung menyaut " abis aku ngak bawa kado buat tante sih" katanya dengan polos membuat aku gemas dan mulai menciuminya sampai puas..eh bukannya geli malah dia yang bales ciumi aku seperti biasanya. ya memang cowok yang paling banyak mendapat ciuman dariku dan paling banyak memberikan ciuman kepadaku yang si ZIDAN ponakanku itu.
Jujur aku kecewa banget karena ada seseorang yang melupakan hari ulang tahunku dan aku tak mengatakannya kepada siapapun, termasuk sama mbak santi yang biasanya jadi orang pertama yang aku kasih tahu tentangnya, Entah memang lupa atau pura pura lupa. Jangankan datang kerumah, telpon atau SMS pun tak kuterima. Siapa lagi kalau bukan KAKAK PERTAMAKU ( Mas Santo ) bukannya mau ngungkit, tapi bukannya selama ini kalau ada apa-apa yang berhubungan dengan ucapan selamat untuknya, aku berusaha secepat mungkin memberikannya, karena kalau terlambat dia akan mengadukannya kepada ayahku sehingga akhirnya membuat ayah menegurku. tapi aku ngak sekanak-kanak dia. tanpa bermaksud membuat ayah marah makanya aku tak memberitahu siapapun tentang dia yang tak kunjung menghubungiku. dan sampai hari berganti dia tak juga ada kabar. dan aku mulai berfikir memaafkan jauh lebih mulia dari meminta maaf. So Ya udahlahhhhh...
Sorenya kami hanya pergi ke kranji karena rumah kranji kini sudah resmi dimiliki orang lain.dan itu pertama kalinya aku bertamu kerumah yang dulu penuh cerita buatku dan buat mbak santi. pulang dari sana sempet makan dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan ke BTC dan tentu saja yang paling berbahagia adalah kedua ponakanku. apalagi aga kakek neneknya yang akan memberikan mereka apapun yang mereka mau.Pulang dengan keadaan capek dan mengingat besoknya harus masuk kerja aku tidur cepat.
11 Januari ( Bukan judul lagunya gigi lho ya )
Suasana kerja yah seperti biasa deh, penuh dengan kemelut yang tak berkesudahan. Harpitnas yang membosankan dan sangat-sangat tidak menyenangkan. Tepat jam15.23 Handpone ku berdering SANG KAKAK memelponku untuk mengucapkan selamat ulang tahun, buatku itu udah BAAAAAAAsSSSSSSSSiiiiiiiiiiiiii banget, ucapannya sudah ngak special buatku, terkalahkan dengan besarnya rasa kecewaku, dengan berpura pura ok aku terus memperdengarkan nada senangku. dan tahu ngak apa yang terjadi???? pulang kerja ayah menanyakan padaku " Mas tok SMS kamu ngak " ( pake bahasa jawa ) ya aku jawab aja dengan nada datar "tadi telp", " Jam Berapa ??" tanya ayah dengan nada mengintrogasi "Jam 3an " aku menangkap sesuatu dari raut wajah ayah yang menegang, dan akupun mencoba menetralisir keadaan dengan mengalihkan perhatian mereka ke ADIBA yang baru mendapat sepeda baru dari ayah karena berhasil menjadi rangking pertama dikelasnya. yah aku bersyukur bukan aku yang mengadu kepada ayah soal mas santo.
12 Januari 2008
Karena rencana tanggal 10 kemaren batal, akhirnya aku memutuskan untuk bertemu Dewi, Adi dan twin tepat hari ini, kami janjian di Plaza Semanggi. Buat Kalian bertiga Maaf ya kalau aku datang sangat-sangat terlambat. dan aku memang tak mengatakan apapun sebagai alasan keterlambatanku dan aku akui itu 100% kesalahku...ups bukan kesalahan, tepatnya ketidak mampuanku untuk menghindar dari keterlambatan,
jam 8 pagi aku dapat berita, bude yun, sodara bapak dari semarang mau datang berkunjung kerumah. dan sebagai satu-satunya anak yang ada dirumah itu, aku merasa mempunyai kewajiban untuk membantu bunda menyiapkan segala sesuatunya, mulai menyediakan makanan yang ringan sampai menyapkan menu makan siang. dan semuanya baru selesai sekitar jam 9.30, jam segitu seharusnya aku sudah siap untuk berangkat ke Plangi. So aku sebisa mungkin sebelum jam 10.15 aku sudah siap untuk berangkat. Tapi sayang jam 10.05 sang tamu datang dan ayah melarangku pergi saat itu, dia minta aku menunggu paling ngak setelah aku ikut beramah tamah denga sang tamu. jam 10.30 barulah ayah mengijinkan aku pergi.
And u knowkan bekasi dan jakarta, selain mobilnya juga susah jalanan juga macet abis. sempet berfikir pulang dan ambil mobil biar cepert sampe plangi, tapi itu juga akan membuat aku kehilangan banyak waktu. untung radio dan novel mampu sedikit menghiburku selama diperjalanan,tapi tetap saja perasaanku tak enak karena membuat ke-3 temanku menunggu lama. dan jam 12.30 (artinya 1 1/2 jam aku terlambat) akhirnya aku sampai.
Bertemu dengan mereka bertiga sangat menyenangkan, apalagi dewi, dia adalah teman dekatku yang paling bisa membuat aku merasa nyaman selain Ary. Lain kali aku akan cerita bagaimana awal kami bisa menjadi sahabat. kami makan siang ber-4 sambil ngobrol-ngobrol ringan, tapi jujur aku yang tadinya sangat bersemangat tiba-tiba jadi merasa resah karena ngak jauh dari tempat kami makan anak-anak Iradio lagi ada acara, aku harus waspada kalau-kalau ada temen-temen iradio yang melihatku. bukannya apa apa, takut merusak konsentrasiku, tahu sendiri kalau dah kena virus anak-anak iradio aku jadi ngak bisa konsen dan acaraku sama 3 temanku bakal jadi kacau.
Abis makan kami memutuskan untuk nonton, karena ngak ada pilihan lain yang lebih baik. dari 3 film yang adapun awalnya bikin kita pusing 2 filmnya udah pernah Twin tonton, yang 1nya dewi sama adi dah nonton. so kalau milih salah satu pasti ada 1 kubu yang nonton 2 kali, dan akhirnya kita memutuskan nonton Film " Golden Compass" ( eh bener ngak ya judulnya itu....????" dan akhirnya twin yang mengalah dn harus nonton film itu untuk yang ke2 kalinya.
dan yah aku ngerti dan memaklumi kalau twin yang duduk disebelahku memilih tidur, "twin, pasti kamu bosen banget ya ???? maaf ya cos aku juga ngak tahu harus milih yang mana yang bisa bikin semunya enak. Im So sorry. makanya besok-besok ajak aku juga donk kalo nonton...he..he..he...ditengah film, hpku ngak berenti-berenti bunyi dan aku tahu itu nada dari salah satu temanku, tadinya aku pikir kalau 3 kali aku reject dia tahu aku ngak mau di ganggu, tapi karena telponnya ngak berhenti dan aku pikir ngak mungkin aku ngangkat telpon di dalem dengan sound yang begitu kencang akhirnya aku memutuskan untuk keluar.
Benar aja, temanku yang punya pemikiran sama untuk resign dari tempat kerja butuh beberapa masukan dariku. dan karena dah wktunya solat asar aku langsung turun untuk solat dulu, dan meninggalkan ke3 temanku menonton Film, sapa sangka aku ketemu salah satu crew Iradio yang mengenalku, dia ngajak aku untuk gabung tapi aku bilang aku lagi ada acara dan aku kaget saat dia tanya ngak mau ketemu sama Mas "itu" ?...( maaf disensor ya) dan memohon-mohon agar ngak usah bilang-bilang sama anak-anak kalau ketemu aku disana dan akhirnya mungkin karena kasian sama aku dia setuju.
Tepat dipintu masuk studio 1, Temanku menelponku dan mau ngak mau aku harus trima, dan aku pikir filmnya pasti udah mau abis jadi aku memutuskan untuk ngak kembali kedalam dan mengunggu ke 3 temanku diluar. sekitar 5 menit aku duduk mendengarkan keluhan-demi keluhan temanku akhirnya ke 3 temanku keluar dari studio pertanda film tlah usai. dan ngak enak kalau aku terus merima telpon, akhirnya aku berjanji menelponnya malam ini ( abis posting tentunya ) karena udah ga tahu harus kemana lagi, dan jujur aku takut ketahuan lagi sama anak-anak iradio akhirnya kami sepakat menyudahi acara siang itu, dan kamupun sepakat untuk pulang. dewi pulang bersama sang pangerannya, dan twin sebagai laki-laki indonesia dia merasa berkewajiban untuk mengantarku sampai dapat kendaraan untuk pulang, (ya seharusnya sih kamu nganter aku sampai rumah twin) ngak deng bercanda!!! ya aku maklum arah kami berbeda dan lagi pula dia ngak tahu daerah bekasi, jangan-jangan abis nganter aku pulang gantian aku yang nganter dia pulang he..he..he...
Cukup lama bis yang aku tunggu tak kunjung datang, matahari yang langsung mengenai mataku membuat aku sangat-sangat ngak nyaman. setelah sabar menunggu akhirnya bisku datang juga meskipun sebenarnya aku mau menunggu bis lainnya yang dilengkapi air conditioner. Tapi ngak enak membuat twin juga ikut menunggu terlalu lama sedangkan dia masih ada acara lagi yah mau gimana lagi aku terpaksa naik mobil itu. dan akhirnya Qta berpisah ya Twin.....
jadi begitulah aku mengisi hari ulang tahunku, Oh Yah Thak 4 Dewi ma Adi atas kadonya, sungguh aku suka banget dan kebetulan aku lagi butuh yang warna itu lho, dan thank udah menyelesaikan satu problemku. dan aku ngak perlu cemas menghadapi hari senin cos aku akan pake itu dihari senin nanti. Thank ya Wi ini semua sangat berarti dan lebih dari yang aku harapkan darimu.

Kamis, 20 Desember 2007

Cerita Akhir Doraemon

Seminggu ngak posting,sebenarnya banyak yang mau ditulis, tapi karena g banyak kesempatan buat menatap komputer diwaktu senggang. kalaupun ada lebih memilih untuk tidur, ya sebagai muslim yang taat ( ceille...) dari senin sampai rabu mencoba memaksimalkan ibadah menjelang hari raya Idul Adha.
ohya mumpung belum lupa aku amau ngucapin "Met Idul Adha 1428H" gimana korban apa kemaren? bukan korban perasaankan? he..he..he..(itu mah tiap hari kale). yang jelas kemaren puas makan sate sapi. duh walaupun puas tapi tetep sate sapinya pak Kepleng disemarang tetep nomor wahid.
ohya malam minggu kemaren, seorang teman yang baru beberapa bulan ini aku kenal menelponku. awalnya yang kita bahas hal-hal bisa aja, Tapi tiba tiba dia tanya sama aku " Ta, suka doraemon ngak ?" kontan aku langsung ketawa, hari gini kayaknya komik maupun film doraemon udah ngak menarik untuk cewek seumurku, walaupun tak ku pungkiri, 2 tahun yang lalu aku masih menyempatkan waktu untuk nonton kartun itu disalah satu stasiun televisi swasta Indonesia setiap hari minggu jam 8 pagi.Ketika aku bilang sudah tidak tertarik lagi sama ceritanya, dia langsung bertanya "mau tau cerita akhirnya?" sebuah pertanyaan yang terkesan agak memaksaku untuk mendengarkan ceritanya. dan begini ceritanya......
Suatu hari Nobita terkejut mengetahui bahwa sahabatnya 'doraemon' tak bergerak meskipun Nobita sudah mencoba membangunkannya, tapi tak sedikitpun reaksi ditunjukkan oleh doraemon.Tak lama Doremi 'adik doraemon' datang dari masa depan dan memberitahu Nobita bahwa Doraemon tidak mungkin bisa hidup lagi, karena doraemon merupakan produk lama dan sudah sangat tua. sehingga saat ini baterai doraemon sudah tidak dapat lagi membuat Doraemon bertahan. Nobita marah dan tak mempercayai perkataan Doremi.Dia memaksa Doremi untuk memberikan baterai baru pada doraemon dari masa depan. Tapi doremi tidak bisa berbuat apa-apa karena baterai yang digunakan doraemon sudah lama tidak diproduksi di masa depan. Nobita sangat sedih dan menangis. sambil menangis Nobita berkata pada Doremi. "aku akan lakukan apa saja asal Doraemon bisa hidup lagi ". dan doremipun mengatakan bahwa Doraemon bisa saja hidup kembali asal Nobita bisa menciptakan baterai yang dibutuhkan Doraemon. sejak saat itu Nobita berubah, Nobita yang selalu menggantungkan hidupnya pada doraemon kini berusaha untuk menjadi anak yang mandiri. kalau dulu Nobita malas dan bodoh, dia lalu berubah menjadi anak yang rajin belajar dan perlahan menjadi anak yang pandai. saat teman-temannya bermain dia lebih memilih tinggal dikamar dan membaca buku dengan harapan dia menemukan sebuah formula2 yang mungkin bisa membuat doraemon hidup kembali. perjalanan waktu mengantarkan Nobita menjadi seorang Profesor, dia menjadi peneliti handal yang dibanggakan oleh negara Jepang. Dia mendapatkan segalanya, kekayaan, kepandaian dan cita-cita masakecilnya yang ingin menikah dengan Sizukapun tercapai. dan menjadi peristiwa yang mengharukan ketika hasil kerja kerasnya dia dapat membuat baterai yang dibutuhkan Doraemon dan akhirnya Doraemon dapat hidup kembali dan bahagia bersama Nobita.
Nah dari cerita diatas mudah-mudahan dapat menjadi inspirasi untuk teman-teman semua... Thank To Twin....

Kamis, 13 Desember 2007

Wasiat abadi....

hai...hari jumat nih, saat yang menyenangkan bukan???? pastinya donk, cos besok udah weekend brarti malam ini bisa nonton film sepuasnya, dan rencananya pulang kerja langsung menuju Odiva buat nyewa Film-film terbaru. mau ikut ????........
masih dari ruangan berukuran 6 x 9 meter dengan ac yang tak sejuk ( hampir panas sih sebenarnya ) dihadapan komputer milik seorang teman (titin) yang setiap istirahat merelakan komputernya aku kuasai (thank ya..tin ) cos komputerku ngak bisa online ( maklum Perusahaannya pelit !!!) . Hari ini aku mau share tentang sebuah cerita yang cukup menarik, Gini ceritanya.
Ada seorang pedagang kaya yang memiliki beberapa toko kebutuhan pokok disebuah pasar, usianya sudah mulai renta dan hal inilah yang membuat pedangan ini mulai berfikir untuk membagi beberapa tokonya kepada kedua putranya yang akan meneruskan usahanya. Pada saat sang ayah mulai sakit-sakitan maka dia memanggil kedua putranya sebelum Tuhan memanggilnya.
" Anakku... usia ayah sudah tak lama lagi, ayah hanya ingin berpesan agar kalian menjaga baik-baik warisan yang akan kuberikan kepada kalian berupa toko-toko yang sudah kubagi untuk kalian, dan aku punya pesan untuk kalian agar kalian berhasil mengembangkan usaha ini. " kata sang ayah yang tengah terbaring ditempat tidurnya karena sakit.
" baiklah ayah pesan apa yang akan kau sampaikan kepada kami, dan kami berjanji akan menurutinya " kata si Sulung.
" Pesanku hanya 2 dan merupakan kunci keberhasilan kalian kelak. Yang pertama jangan sampai sinar mata hari mengenai kulitmu, dan yang kedua jangan pernah menagih hutang kepada pelanggan "
Pesan itu begitu diingat oleh kedua kakak beradik itu, dan pada saat ayah mereka meninggal maka giliran mereka yang menggantikan usaha sang ayah. seiring dengan waktu usaha yang mereka teruskan menampakkan hasil tapi dengan hasil yang berbeda, usaha si Bungsu menampakkan hasil yang baik usahanya kian berkambang bahkan sanggup membuka beberapa toko lagi. namun hal ini tidak terjadi pada usaha si Sulung usahanya kian lama menurun tak lagi untung bahkan hampir bangkrut. Lalu dengan kesal si Sulung pergi kerumah ibunya untuk menanyakan kebenaran pesan ayahnya. " Aku sudah menjalankan semua pesan ayah dengan baik, tapi kenapa aku justru mengalami kerugian yang besar, ayah berpesan agar aku menghindari matahari maka aku harus menyewa kereta untuk kepasar padahal seharusnya aku bisa berjalan kaki tanpa harus mengeluarkan biaya. Aku juga tidak pernah menagih hutang kepada semua pelangganku seperti pesan ayah. Tapi justru itulah yang membuat aku mengalami kerugian karena modal yang tak kunjung kembali dari para penghutang" mendengar keluhan si sulung maka sang ibu memanggil putra Bungsunya untuk menanyakan apakah dia menjalankan pesan ayahnya dengan baik. Pada saat su Bungsu datang sang ibupun bertanya dan dan dengan senyuman si bungsu menjawan " Aku juga menjalankan pesan ayah dengan baik, aku selalu menghindari sinar mata hari, makanya aku pergi kepasar sebelum matahari terbit dan membuka toko sebelum toko-toko yang lain buka, aku pulang setelah matahari terbenam dan menutup tokoku setelah toko-toko yang lain tutup. Aku juga tak pernah menagih hutang kepada para pelangganku, makanya aku tidak pernah memberikan hutang kepada para pelangganku. itulah yang membuat aku berhasil "
Bisakah kalian menangkap maksud dari cerita tersebut.....